Welcome UAS !!

UAS sudah di depan mata kita kawan, pertanda semester genap tahun ini akan segera berakhir. Persiapkan diri, mulai dari mental, fisik, dan yang pasti pikiran untuk menghadapi UAS semester genap ini. Agar kita semua bisa melewatinya dengan lancar tanpa ada hambatan yang terjal. Dan yang kita harapkan yaitu hasil UAS yang memuaskan bisa terwujud. Karena dengan hasil UAS yang bagus memudahkan kita untuk melanjutkan perkuliahan kita ke semester berikutnya.

Semester 2 kali ini banyak memori-memori kehidupan yang telah kita lewati bersama, semoga baik atau pun buruknya dapat kita ambil sebagai bahan renungan di masa yang akan datang agar lebih baik lagi. Ada yang bilang kekompakkan kita kali ini agak sedikit berkurang, semoga hal tersebut memotivasi kita untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan kekompakkan kita.

Kawan, menatap semester ganjil yang akan datang semoga kita bisa memperbaiki segala kekurangan kita kali ini untuk meningkatkan kedewasaan kita dalam menjalani kehidupan juga memperbaiki citra kelas kita. Segala rintangan dan tantangan telah menunggu kita, persiapkanlah diri kita dari sekarang agar semua bisa kita lewati demi mewujudkan cita-cita dan harapan kita semua.

Hidup ini begitu cepat dan hanya sekali. Hidup ini adalah perjuangan untuk mewujudkan pilihan kita. Jadi manfaatkan lah hidup mu kali ini dengan sebaik-baiknya kawan.

Keep Spirit and Team Work.
Selamat UAS !!!

E K O S I S T E M Unit of Sustainability

ORGANISASI KEHIDUPAN

Species
keseluruhan populasi yang apabila dipetemukan antara satu dengan yang lainnya dapat berkembang biak dan menghasilkan keturunan yang subur (fertil).

INDIVIDU

Individu merupakan organisme tunggal suatu species.
→ Satuan (unit) tunggal species.

Contoh:   Seekor kuda, seekor kucing, sebatang pohon mangga, sebatang pohon pinang, dan seorang manusia.

Keberlangsungan faktor biotik dalam ekosistem:

•Reproduktif  : mampu menghasilkan keturunan melalui perkawinan.
•Adaptif : mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungannya.

→  mencari makanan

→ membuat tempat tinggal

→ migrasi ke tempat yang lebih baik

→ mencari jodoh

POPULASI

sekelompok individu-individu dari species tertentu yg hidup di suatu areal tertentu.

Species menyatakan individu-individu dari jenis tertentu, dapat …
– berada dalam populasi dan tempat yg sama
atau
– berada dalam populasi dan tempat yg berbeda

Contoh:

–  Padi tumbuh subur di sawah-sawah di Kabupaten Sumedang.

–  Harimau Sumatera masih banyak ditemui di hutan-hutan provinsi Jambi.

–  Penduduk kota Bandung dapat merasakan udara segar karena penghijauan kota.

-Mahasiswa UIN SGD Bandung banyak yg menyewa rumah atau mengontrak tinggal di

kec. Cibiru dan kec. Cipadung.

KOMUNITAS

Kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.

Komunitas memiliki derajat keterpaduan yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan individu dan populasi.

Dalam komunitas, semua organisme merupakan bagian dari komunitas dan antara komponennya saling berhubungan melalui keragaman interaksinya.

Species dalam suatu komunitas tergantung pada dan saling mendukung antara satu dan yg lainnya dalam berbagai macam cara.

Komunitas tumbuhan dapat …

– mendukung  (krn keberadaannya); atau

– membatasi  (krn ketidakberadaannya)

komunitas hewan.

EKOSISTEM

Interaksi antara komunitas dan lingkungannya.

Interaksi antara komunitas dan species lainnya.

→ the functional units of sustainable life on earth

(satuan-satuan fungsional kehidupan yang sustainable di bumi)

Ekologi merupakan ilmu yang mempelajari ekosistem dengan interaksi yang terjadi antar organisme dan antara organisme dengan lingkungannya.

Sebuah ekosisten tidak pernal sepenuhnya terisolasi.

Letak ekosistem yang satu berdampingan dengan yang lainnya.

Banyak species yang menempati dua atau lebih ekosistem pada waktu bersamaan.

→Suatu eksosistem dapat beralih menjadi suatu ekosistem berikutnya melalui suatu transitional region yang dikenal sebagai ecotone.

Ecotone ditempati oleh species-species yang distinctive (berbeda)/unik dengan ekosistem di sekitarnya.

Contoh: areal rawa sering terbentuk di antara permukaan air terbuka di danau dan lahan kering.

Sebuah ekosisten tidak pernal sepenuhnya terisolasi.

Letak ekosistem yang satu berdampingan dengan yang lainnya.

Banyak species yang menempati dua atau lebih ekosistem pada waktu bersamaan.

→Suatu eksosistem dapat beralih menjadi suatu ekosistem berikutnya melalui suatu transitional region yang dikenal sebagai ecotone.

Ecotone ditempati oleh species-species yang distinctive (berbeda)/unik dengan ekosistem di sekitarnya.

Contoh: areal rawa sering terbentuk di antara permukaan air terbuka di danau dan lahan kering.

Segala yang terjadi di dalam ekosistem akan berpengaruh terhadap ekosistem yang lain.

Contoh:

Hilang dan menciutnya hutan-hutan telah mengacaukan jalur migrasi dan berakibat penurunan drastis populasi burung penyanyi di Amerika Utara.

?????

BIOMA

Ekosistem-ekosistem yang serupa atau berhubungan dan membentuk jenis-jenis utama kelompok ekosistem.

Ekosistem berkelompok/berinteraksi dalam cakupan yang lebih luas.

Berdasarkan pada iklim dan tipe tumbuhan di areanya, ada 2 jenis,  yaitu:

1. Terrestrial Biomes (on land)

2. Aquatic Biomes (in the water)

The species that live in each biome are different, but may look and act similar to species in other biomes.  Because of similar niches in each biome.

Ekosistem merupakan semua kehidupan dan faktor bukan kehidupan yang mempengaruhi organisme.

Bioma merupakan wilayah utama yg karakteristiknya ditentukan oleh iklim, tipe tanah, dan tumbuhan, hewan, dan organisme lainnya yang dominan hidup di tempat itu.

Bioma disusun oleh beberapa individu ekosistem.

Tipe-tipe Bioma

•Mountains –  Moderate
•Tundra –  Cold
•Desert –  Hot
•Chaparral –  Moderate
•Temperate Grassland –  Moderate
•Tropical savanna –  Hot
•Taiga –  Cold
•Temperate forest –  Moderate
•Tropical rainforest –  Hot
•Polar ice –    Cold

STRATIFIKASI SOSIAL

Pengertian :

Stratifikasi sosial adalah pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis).

Wujudnya :

Adanya kelas-kelas tinggi dan kelas yang lebih rendah.

Bentuk-bentuk lapisan masyarakat diklasifikasikan ke dalam 3 macam kelas :

1.Kelas berdasarkan faktor ekonomis.
2.Kelas berdasarkan faktor politis.
3.Kelas berdasarkan jabatan tertentu.
Unsur-unsur Stratifikasi Sosial :

1.Kedudukan (status):

a. Ascribed status (yang diperoleh/bawaan)

b. Achieved status (yang diusahakan)

2.Peran (role), yang mencakup 3 hal :

a. Peran meliputi norma-norma yang dihubungkan   dengan posisi atau tempat seseorang dalam   masyarakat.

b. Peran adalah suatu konsep tentang apa yang   dilakukan oleh individu dalam masyarakat sebagai   organisasi.

c. Peran dapat dikatakan sebagai perilaku dilakukan   yang penting bagi struktur sosial masyarakat.

Terjadinya Stratifikasi Sosial :

1.Sistem pelapisan yang terjadi dengan sendirinya. Contoh lapisan berdasarakn umur, jenis kelamin, kepandaian, dll.


2.Sistem pelapisan yang terjadi karena dengan segaja disusun untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Contoh : pembagian kekuasaan/wewenang dalam pemerintahan, parpol, TNI, perusahaan, dll.
Sifat Sistem Pelapisan Masyarakat :
1.Bersifat Tertutup (Closed social stratification):

Setiap anggota masyarakat tetap berada dalam status yang sama dengan orang tuanya. Contoh dalam masyarakat India yang berkasta, segregation di AS, apartheid di Afsel, dll.

1.Bersifat Terbuka (Opned social stratification) :

Setiap angota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kemampuannya sendiri.

Dasar Stratifikasi Sosial :

1.Ukuran kekayaan.
2.Ukuran kekuasaan.
3.Ukuran kehormatan.
4.Ukuran ilmu pengetahuan.

SILABUS MATA KULIAH IBD-ISD

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI (SEMUA JURUSAN)

DOSEN AEP SAEPULOH, M. SI.

  1. Latar belakang, Tujuan dan Ruang Lingkup ISBD.
  2. Individu, keluarga, dan masyarakat.
  3. Pemuda dan Sosialisasi (resume).
  4. Pemerintah, Negara dan warga Negara dalam permasalahan demokratisasi (resume).
  5. Pelapisan social, kesetraan (egaliter), diskriminasi dan pemerataan.
  6. Masyarakat perkotaan dan pedesaan.
  7. Perubahan Sosial dan Kebudayaan
  8. Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan.
  9. Kebudayaan, peradaban dan Sistem Nilai Budaya.

10.  Masyarakat dan Pandangan Hidup

11.  Keindahan dan Keburukan

12.  Kasih Sayang dan Kebencian.

13.  Tanggungjawab dan Kesadaran.

14.  Keadilan dan Kesewenag-wenangan.

15.  Kegelisahan dan Penyebabnya.

16.  Penderitaan dan Penyebabnya.

17.  Harapan dan Keberhasilan.

Buku referensi :

  1. Abdul Kodir Muhammad, Ilmus Sosial Budaya Dasar, Bandung, Citra Aditya Bakti, 2005.
  2. Darmansyah M., Ilmu Sosial dasar, Surabaya, Usaha Nasional, 1986.
  3. Kuntjaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi, Jakarta, Rineka Cipta, 1990.
  4. Mawardi, Nurhidayati, IAD, ISD, IBD untuk UIN, STAIN dan PTAIS, Bandung, Pustaka Setia, 2007.
  5. Munandar Sulaeman, Ilmu Budaya Dasar : Suatu Pengantar, Bandung, eresco, 1996.
  6. Munandar Sulaeman, Ilmu Sosial Dasar : teori dan Konsep Ilmu social, Bandung, eresco, 1996.
  7. M. Arifin Noor, Ilmu Sosial Dasar, Bandung, Pustaka Setia, 1999.
  8. Ramdani Wahyu, Ilmu Sosial dasar, Bandung, Pustaka Setia, 2008.
  9. Rohiman Notowidagdo, IBD Berdasarkan Al-Quran dan Hadits, Jakarta, Rajawali Press, 2002.

10.  Suryono Sukanto, Sosiologi : Suatu Pengantar, Jakarta, Rajawali Press, 1990.

Keluarga

Definisi: Kelompok yg terdiri dari 2 orang atau lebih yg direkat oleh ikatan darah, perkawinan, atau adopsi serta tinggal bersama.

Fungsi Keluarga :

1.Fungsi Biologis
2.Fungsi Sosialisasi Anak
3.Fungsi Afeksi
4.Fungsi Protektif
5.Fungsi Rekreatif
6.Fungsi Ekonomis
7.Fungsi Penentuan Status
8.Fungsi Religius

Bentuk Keluarga :

1.Keluarga Batih dan Luas
2.Keluarga Pangkal dan Gabungan

Fitrah beragama

Fitrah : potensi-potensi tertentu yang ada pada diri manusia yang telah dibawanya semenjak lahir

Fitrah berkaitan dengan tugas manusia sebagai khalifah Allah untuk menciptakan kemakmuran dan kebahagiaan dimuka bumi.

Fitrah pada manusia:

1.  AGAMA

1. diberikan kepada manusia sejak dialam ruh, ketika Allah mengajak ruh manusia untuk mengadakan suatu perjanjian. Q.S. Surah Al A’raf  : 172

“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):”Bukankah Aku ini Tuhanmu”. Mereka menjawab:”Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”.

2.Allah mengirimkan Nabi dan RasulNya untuk mengingatkan perjanjian tsb

“Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang memberi peringatan.”  (QS. Al Gaatsiyah[88]:21)

3.Allah menurunkan Al-Qur’an  untuk mengatur konsekuensi perjanjian

Konsekuensi perjanjian:

•Wewenang  Allah memberi kepada manusia agar ia mampu melaksanakan perjanjian
•Wewenang manusia menerima
•Hak Allah untuk disembah dan kewajiban manusia untuk menyembah-Nya.

“Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri.”
(QS. AnNahl [ 16]:89)

2.  AKAL
  • Islam agama (yang sesuai dengan) akal manusia.

‘Agama itu adalah akal, tidak ada agama bagi orang-orang yang tidak (mau memanfaatkan akalnya) berakal’ (Hr. Abu Syekh)

  • Orang-orang yang akalnya belum berkembang (anak-anak), tidak berfungsi (orang yang tidur), atau sudah rusak (orang gila), tidak dibebani hukum agama.

“Yang terlepas dari hukum agama itu ada tiga macam:

1. Anak hingga ia dewasa, 2. Orang tidur hingga ia bangun, 3. Orang gila hingga ia sembuh.” (Hr. Abu Daud dan Ibnu Majah).

3.  SOSIAL
1.manusia adalah umat yang satu

“Manusia itu adalah ummat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.”
(QS. Al Baqarah [2] : 213)

2.manusia dijadikan bersuku dan berbangsa agar saling mengenal

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
(QS. Al Hujuraat [ 49] : 13)

3.saling menolong dalam kebaikan & ketakwaan, bukan dalam dosa dan kejahatan

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.“ (QS.Al Maaidah [ 5] :2)

4.  SUSILA
1.Al-Qur’an mengatur sistem kehidupan manusia berdasar pada kebaikan dan bebas dari kejahatan.

“Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.“

(QS.  Al Baqarah [2] : 197)

2.Al-Qur’an mendorong untuk melaksanakan sifat  baik, menghapuskan sifat buruk.

“Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (QS. Huud [11] : 114)

3.Al-Qur’an menunjukkan yang baik dan buruk, Manusia dengan akalnya memilih

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.“ (QS. Al Baqarah [2] : 267)

4. Nabi Muhammad Saw diutus Allah untuk memperbaiki moral

“Aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan budi pekerti manusia.”(HR. Bukhari)

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.“ (QS. Al Ahzab [33]:21)


5.  HARGA DIRI
1.Harga diri dan kemuliaan manusia lebih tinggi dari makhluk lain ciptaan Tuhan.

“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.“ (QS. Al Israa [17]:70).

2.Harga diri dan kemuliaan dipelihara dengan Iman dan Amal saleh.
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.“  (QS. At Tin [95] : 4-6)
3.Tanpa Iman dan Amal Saleh, martabat manusia sejajar dengan binatang

“Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka.”
(QS. Muhammad [47] :12)


download

I m a n

اَلاِيمَانُ فِي اللُّغَةِ ؛ التَصْدِيْقُ بِالْقَلْبِ

Iman menurut bahasa : percaya, membenarkan atau meyakini sesuatu dengan hati

وَفِيْ الشَرْعِ ؛ تَصْدِيْقُ الرَسُوالِ فِيْمَا جَاءَبِهِ عَنْ رَبِّهِ

Iman menurut istilah : membenarkan apa-apa yang disampaikan oleh Rasul dari Tuhannya

التَصْدِيْقُ بِالْقَلْبِ إقْرَارُ بِاللِسَانِ وَعَمَلُ بِالْاَرْكَانِ

IMAN: membenarkan dengan hati, mengikrarkan dengan lisan dan mengamalkan dengan anggota badan

Terdapat beberapa golongan manusia:

  • Mu’min atau Muwahid; mengesakan Allah, percaya kepada Allah dan RasulNya dengan sepenuh hati, berani menyatakan kebenaran Islam dengan lisannya dan mengamalkan  ajarannya.
  • Musyrik; menyekutukan Allah, ia percaya kepada Allah tetapi juga percaya ada sesuatu selain Allah yang memiliki kekuatan dan kekuasaan.
  • Kafir; yaitu orang yang hatinya tidak percaya kepada Allah atau kepada rukun Iman  lain yang wajib diyakini, lisannya pun tidak mau mengakuinya apalagi mengamalkan ajaran Islam
1.Kufur yang membuat darinya keluar dari Islam, seperti kufur dengan mendustakan ajaran yang datang dari Allah dan Rasulnya atau kufur dengan sebab menolak atau menginkari perintah Allah dan RasulNya, seperti iblis yang sombong dan menolak perintah Allah, padahal iblis percaya akan wujud Allah
2.Kufur yang membuat dirinya tidak keluar dari Islam, seperti kufur nikmat dan anugrah Allah
  • Munafiq; mengakui dengan lisannya, mengamalkan dengan anggota badannya tetapi hatinya menolak atau tidak meyakini ajaran Islam.
  • Fasiq; meyakini dengan hatinya, berikrar dengan lisannya tetapi tidak mengamalkannya. Orang fasiq percaya kepada Allah dan rukun iman yang lainnya tetapi keimanannya belum mantap, masih banyak melangar ketentuan Allah dan Rasul-Nya.
Tingkatan iman :
  • Iman Matbu’ (yang ditabiatkan);  imannya para malaikat. Iman para malaikat sudah dibentuk sedemikian rupa, tidak ada keraguan, tidak mungkin pasang surut serta tidak mungkin durhaka kepada Allah.
  • Iman Ma’sum (yang dijaga); yaitu imannya para nabi. Iman para nabi senantiasa terjaga, terpelihara dari apa-apa yang menodai imannya dan tidak mungkin dapat digoyahkan lagi.
  • Iman Maqbul (yang diterima); yaitu imannya orang-orang mu’min, orang-orang yang betul-betul iman kepada Allah dan RasulNya, tidak bercampur syirik dan tidak ada keraguan lagi dalam imannya.
  • Iman Mauquf (yang ditangguhkan); yaitu imannya para ahli bid’ah, yang masih bercampur ragu dan syirik.
  • Iman Mardud (ditolak); yaitu imannya orang-orag munafiq. Pada dasarnya orang munafiq adalah orang kafir, tetapi dihadapan orang beriman mereka suka mengatakan aamana (kami beriman), karena itu imannya ditolak/tidak diterima.
Ciri orang beriman:

1.Berjihad di Jalan Allah

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, Kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. mereka Itulah orang-orang yang benar.  (Q.S. Al Hujurat [49] : 15).

2.Mendirikan shalat dan menginfaqkan hartanya.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan Hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (nikmat) yang mulia.

3.Mencintai orang mu’min lainnya (Q.S. al- anfal : 74)
Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang Muhajirin), mereka Itulah orang-orang yang benar-benar beriman. mereka memperoleh ampunan dan rezki (nikmat) yang mulia.

KEDUDUKAN ILMU TAUHID

1.Allah al’alim
2.Ayat Qur’aniyah & Kauniyah
3.Sejarah Ilmu Tauhid
4.Kedudukan Ilmu Tauhid  diantara Semua Ilmu
5.AlQur’an adalah Kitab Tauhid
Al ‘alim

Allah Al ‘Alim (Yang Maha Mengetahui)

1.   Ilmunya mencakup seluruh wujud

“Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu”

(Q.S. al-An’am [6] : 80)

“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali dia sendiri, dan dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam Kitab       yang nyata (Lauh Mahfudz)”

(Q.S. al-An’am [6] : 59)

2.   Segala aktivitas lahir dan batin manusia diketahuiNya Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.

Q.S. al-Mu’min [40] : 19

3.   Mengetahui yang lebih tersembunyi dari rahasia bahkan  yang telah dilupakan manusia

Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu,

Maka Sesungguhnya Dia mengetahui rahasia

dan yang lebih tersembunyi

Q.S. Thaahaa [20] : 7.

4.Mengetahui yang belum terjadi
Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (Tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan Telah tertulis dalam Kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

QS. Al-Hadid [57] : 22

5.Pengetahuan semua makhluk bersumber dari pengetahuanNya

…….Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.

Q.S. al-Baqarah [2] : 255

download

SYIRIK X TAUHID

Definisi :

Syirik yaitu sikap menyekutukan Allah secara zat, sifat, perbuatan dan ibadah

bentuk-bentuk syirik :

Pertama, menyembah patung atau berhala (al ashnaam).

Q.S. Al-Hajj:30 “maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta”.

Q.S.Maryam:42, “Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya, “Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikit pun?”

Kedua, menyembah matahari

Q.S. Al-A’raaf:54, Allah menolak orang-orang yang menyembah matahari, bulan dan bintang, “Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas `Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam”.

Q.S. Fushshilat:37 “Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah Yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah”

Ketiga, menyembah malaikat dan jin

Q.S. Al-An’aam:100 “Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan), “Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan”, tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan”.

Q.S.Saba’:40-41, “Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat, “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?”. Malaikat-malaikat itu menjawab, “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka: bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”.

Keempat, menyembah para nabi

seperti Nabi Isa as. yang disembah kaum Nasrani dan Uzair yang disembah kaum Yahudi, keduanya sama-sama dianggap anak Allah.

Allah berfirman, “Orang-orang Yahudi berkata, “Uzair itu putra Allah” dan orang Nasrani berkata, “Al-Masih itu putra Allah”. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?” (At-Taubah:30).

Kelima, Menyembah Rahib atau Pendeta

“Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al-Masih putra Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan”.

Adi bin Hatim ra. pernah bertanya kepada Rasulullah mengenai hal tersebut, seraya berkata, “Sebenarnya mereka tidak menyembah Pendeta atau Rahib mereka?” Rasululah saw. menjawab: Benar, tetapi para rahib atau pendeta itu telah mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram, sementara mereka mengikutinya. Bukankah itu tindak penyembahan terhadap mereka?

Keenam, menyembah Thagut

Istilah thagut diambil dari kata thughyaan artinya melampaui batas. Maksudnya: segala sesuatu yang disembah selain Allah. Setiap seruan para rasul intinya adalah mengajak kepada tauhid dan menjauhi thagut.

download

VARIABEL DAN TIPE DATA

Bahasa pemrograman pada umumnya, mengenal adanya variabel yang

digunakan untuk menyimpan nilai atau data. Sedangkan Java sendiri dikenal sebagai

bahasa pemrograman dengan sifat strongly typed yang artinya diharuskan

mendeklarasikan tipe data dari semua variabel, dan apabila lupa atau salah mengikuti

aturan pendeklarasian variabel, maka akan mendapatkan error pada saat proses

kompilasi.

A. Tipe Data

Java memiliki tipe data yang dapat dikategorikan menjadi dua

kelompok, yaitu tipe data primitif dan referensi.

1. Tipe Data Primitif

Delapan macam tipe data primitif dalam pemrograman Java, yaitu :

a. Integer ( Bilangan Bulat )

Integer merupakan tipe data numerik yang digunakan apabila

tidak berurusan dengan pecahan atau bilangan desimal. Tipe data

numerik yang termasuk integer adalah sebagai berikut :

Tipe Deskripsi

Byte Memiliki nilai integer dari -128 sampai +127 dan menempati

1 byte ( 8 bits ) di memori

Short Memiliki nilai integer dari -32768 sampai 32767 dan

menempati 2 bytes ( 16 bits ) di memori

Int Memiliki nilai integer dari -2147483648 sampai 2147483647

dan menempati 4 bytes ( 32 bits ) di memori

Long Memiliki nilai dari -9223372036854775808 sampai

9223372036854775807 dan menempati 8 bytes ( 64 bits ) di

memori

Bilangan integer biasanya menggunakan int, dan bukan byte,

short maupun long. Bilangan integer juga mengenal nilai positif dan

negatif ( signed number ). Tipe data byte dan short hanya digunakan

pada aplikasi khusus yang memperhatikan penggunaan memori.

Sedangkan long jarang digunakan karena jarang memerlukan bilangan

sebesar kapasitas long.

9

b. Floating Point ( Bilangan Pecahan )

Floating Point digunakan untuk menangani bilangan desimal

atau perhitungan yang lebih detail dibanding integer. Ada dua macam

floating point, yaitu :

Tipe Deskripsi

Float memiliki nilai -3.4×108 sampai +3.4×108 dan menempati 4

byte di memori

Double memiliki nilai -1.7×10308 sampai +1.7×10308

Semua bilangan pecahan atau desimal dalam Java tanpa

diakhiri huruf f akan dianggap sebagai double. Sedangkan bilangan

yang ingin dikategorikan sebagai float harus diakhiri dengan huruf F.

Misalnya : 4.22 F atau 2.314f.

Sedangkan untuk bilangan double, bisa menambah dengan

huruf D, karena secara default bilangan dengan koma atau pecahan

atau desimal akan dianggap sebagai double.

c. Char

Char adalah karakter tunggal yang didefinisikan dengan

diawali dan diakhiri dengan tanda ‘ ( petik tunggal ). Char berbeda

dengan String, karena String bukan merupakan tipe data primitif,

tetapi sudah merupakan sebuah objek. Tipe char mengikuti aturan

unicode, sehingga dapat menggunakan kode /u kemudian diikuti

bilangan dari 0 sampai 65535, tetapi yang biasa digunakan adalah

bilangan heksadesimal dari 0000 sampai FFFF.

Misalnya : ‘\u123’

Selain karakter biasa, juga terdapat karakter khusus yang

didefinisikan dengan cara mengawalinya menggunakan tanda \ seperti

pada tabel berikut :

Kode Nama Nilai Unicode

\b Backspace \u0008

\t Tab \u0009

\n Linefeed \u000a

10

\r Carriage return \u000d

\* Double quote \u0022

\’ Single quote \u0027

\\ Backslash \u005c

d. Boolean

Dalam Java dikenal tipe data boolean yang terdiri dari dua nilai

saja, yaitu true dan false. Boolean sangat penting dalam mengevaluasi

suatu kondisi, dan sering digunakan untuk menentukan alur program.

2. Tipe Data Referensi

Kelebihan pemrograman berorientasi objek adalah dapat

mendefinisikan tipe data baru yang merupakan objek dari class tertentu.

Tipe data ini digunakan untuk mereferensikan objek atau class tertentu,

seperti String.

Latihan 2. TipeData.java

class TipeData {

public static void main(String[] args) {

// Tipe data primitif

long data1 = 546767226531;

int data2 = 2235641;

short data3 = 714;

byte data4 = 34;

float data6 = (float) 1.733; // tipe data pecahan

double data5 = 4.967; // tipe data pecahan

char data7 = ‘C’;

boolean data8 = true;

System.out.println(“Nilai Long : “+ data1);

System.out.println(“Nilai Int : “+ data2);

System.out.println(“Nilai Short : “+ data3);

System.out.println(“Nilai Byte : “+ data4);

System.out.println(“Nilai Double : “+ data5);

System.out.println(“Nilai Float : “+ data6);

System.out.println(“Nilai Char : “+ data7);

System.out.println(“Nilai Boolean : “+ data8);

}

}

11

B. Variabel

Variabel merupakan container yang digunakan untuk menyimpan

suatu nilai pada sebuah program dengan tipe tertentu. Untuk mendefinisikan

variabel, kita dapat menggunakan identifier untuk menamai variabel tersebut.

1. Identifier

Identifier adalah kumpulan karakter yang dapat digunakan untuk

menamai variabel, method, class, interface, dan package. Sebagaimana

bahasa pemrograman pada umumnya, Java memiliki peraturan untuk

identifier yang valid atau sah. Identifier bisa disebut valid atau sah apabila

diawali dengan :

Huruf / abjad

Karakter mata uang

Underscore ( _ )

Identifier dapat terdiri dari :

Huruf / abjad

Angka

Underscore ( _ )

Identifier tidak boleh mengandung @, spasi atau diawali dengan

angka. Selain itu, identifier tidak boleh menggunakan keyword atau katakata

yang memiliki arti atau digunakan dalam pemrograman Java. Daftar

Keyword Java :

abstract double int strictfp

boolean flse static super

break fxtends long switch

byte final native synchronized

case finally new this

catch float package throw

12

char for private throws

class goto protected transient

const if public try

continue implements return void

default import short volatile

do instanceof interface while

Selain menggunakan karakter biasa, kita juga dapat menggunakan

unicode sebagai identifier.

2. Mendeklarasikan Variabel

Sintaks dasar :

[tipe data] [nama variabel]

Menuliskan tipe data dari variabel, contoh :

int bilangan;

char karakter;

float bildesimal;

boolean status;

Setelah mendeklarasikan variabel dengan tipe data, selanjutnya

memberikan nilai variabel tersebut dengan tanda = .

bilangan = 20;

karakter = ‘k’;

bildesimal = 22.2f;

status = true;

Dapat juga mendeklarasikan dan memberikan nilai dalam satu baris.

int bilangan = 20;

char karakter = ‘k’;

float bildesimal = 22.2f;

boolean status = true;

Kita dapat membuat variabel menjadi konstanta yang tidak dapat

diubah nilainya dengan menambahkan keyword sebelum tipe data dari

variabel.

Contoh :

final int konstantainteger = 10;

final float pajak = 15.5;

13

Agar konstanta ini dapat diakses oleh class lain tanpa harus

membuat objek terlebih dahulu, maka kita dapat menambahkan modifier

public dan keyword static seperti berikut :

public static final konstantainteger = 10;

Latihan 3. Variabel.java

class Variabel {

static int a;

public static void main(String[] args) {

int x; // variabel x ini dikenal di seluruh method main()

x = 10;

a = 2; //variabel a juga dikenal di sini

System.out.println(“Nilai a : ” + a);

{ //awal dari blok baru

int y; // variabel ini hanya dikenal di dalam blok code ini saja

y = 5;

System.out.println(“Nilai x : ” + x); //variabel x dikenal di sini

System.out.println(“Nilai a : ” + a); //variabel a juga dikenal di sini

{ //nested blok

int z;// variabel ini hanya dikenal di dalam nested blok ini saja

z = 20;

// variabel x,y dan a dikenal di dalam nested blok ini

System.out.println(“Nilai x + y + z + a : ” + (x + y + z + a));

} //akhir dari nested blok

//z = 11; // variabel z tidak lagi dikenal di sini

//variabel y masih dikenal di sini karena masih dalam blok

//code tempat ia dideklarasikan

System.out.println(“Nilai y : ” + y);

} //akhir dari blok baru

//y = 12; // variabel y tidak dikenal di sini

//variabel x masih dikenal di sini karena masih dalam blok

//code tempat ia dideklarasikan

System.out.println(“Nilai x : ” + x);

}

}

14

LATIHAN

1. Apa perbedaan antara tipe data primitif dan tipe data referensi ?

2. Apa yang dimaksud member variabel, static variabel, dan local

variabel ?

3. Buatlah program untuk menghitung luas :

Segitiga

Lingkaran

Bujursangkar

Empat Persegi Pajang

download